Diskon 15% hemat hingga 200 ribu di pesanan pertama untuk Hair Loss atau Acne! Gunakan promo: DISKON15 Diskon 15% hemat hingga 200 ribu di pesanan pertama untuk Hair Loss atau Acne! Gunakan promo: DISKON15 Diskon 15% hemat hingga 200 ribu di pesanan pertama untuk Hair Loss atau Acne! Gunakan promo: DISKON15
Hubungi Kami
CART
CART
Jika anda sudah melakukan konsultasi atau memiliki akun, silakan Login disini.
NOTE: Jika sudah memiliki akun Elio, silakan login dengan email dan password yang sama.
Next step
Jawab pertanyaan dokter
Isi kuisioner singkat agar dokter dapat meninjau permasalahan kamu.
Selesaikan pemesanan
Selesaikan pemesananmu dan lakukan pembayaran.
Pengiriman cepat
Perawatanmu akan dikirim kemanapun kamu berada.
Dengan mengklik tombol Lanjut, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan dan Kebijakan Privasi yang berlaku.
CART
Login
Don’t have an account? SIGNUP

Jerawat Batu : Penyebab dan Cara Mengatasinya

Acne
10 November 2020

Preview 30 Seconds

Wajah berjerawat seperti masalah yang nggak kunjung berakhir. Apalagi jika jerawat yang muncul di wajah adalah jenis jerawat kistik atau yang biasa dikenal dengan jerawat batu.

Jerawat batu merupakan jerawat yang tergolong cukup parah dan timbul karena adanya bakteri, minyak, dan sel kulit mati yang terjebak di bawah kulit sehingga meradang dan sulit sembuhnya. Sebetulnya apakah penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya?

Memiliki wajah berjerawat bisa membuat seseorang menjadi stres dan nggak percaya diri. Terlebih jika jerawat yang muncul di wajah adalah jerawat batu. Jerawat yang meradang membuat banyak tonjolan kemerahan di beberapa titik wajah, belum lagi jika sudah memiliki nanah, tentu akan mengganggu penampilan. Selain itu, efek gatal dan sakit yang dating bersamaan membuat pemilik wajah menjadi serba salah karena jika disentuh tentu akan menambah parah jerawat.

Apa itu Jerawat Batu?

Pada dasarnya jerawat timbul karena adanya peradangan pada kulit akibat sumbatan yang disebabkan oleh bakteri dan kotoran. Namun, jerawat kistik atau yang dikenal dengan jerawat batu timbul karena penumpukan bakteri, minyak, dan sel kulit mati yang meradang namun berada jauh di bawah lapisan kulit sehingga yang muncul ke permukaan kulit adalah tonjolan merah yang besar dan kadang berisi nanah.

Jerawat batu merupakan jerawat yang cukup parah sehingga kalau nggak segera diatasi, peradangan bisa menyebar di lapisan kulit dan menyebabkan pori-pori pecah. Nah, jika peradangan itu menyebar, maka akan timbul jerawat batu yang baru di daerah yang terinfeksi.

Menurut Healthline, siapa pun bisa mengalami jerawat kistik, terutama mereka yang memiliki tipe wajah berminyak. Jerawat kistik juga umum terjadi pada remaja, wanita, dan orang tua dengan hormon tidak seimbang.

Image source : Healthline

Penyebab Jerawat Batu

Sebetulnya belum ada penyebab pasti munculnya jerawat batu. Tapi, hormon androgen bisa dikatakan sebagai pemicu. Meningkatnya hormon androgen bisa menyebabkan pori-pori tersumbat. Orang yang memiliki tingkat hormon androgen tinggi adalah remaja dan wanita yang sedang mengalami siklus menstruasi, menopause, atau kehamilan.

Namun, pada pria usia dewasa juga bisa mengalami hal tersebut jika hormon pada tubuh nggak seimbang. Selain itu, bisa disebabkan juga oleh faktor genetik. Jika orangtua kamu pernah mengalami jerawat batu yang parah, maka kamu juga berpotensi untuk mengalami hal yang sama.

Ada faktor-faktor yang menyebabkan pori-pori kulit tersumbat, di antaranya adalah :

1. Genetik

Keturunan dari orangtua yang bermasalah dengan kulit berjerawat

2. Mudah berkeringat

Jika seseorang mudah berkeringat maka kelembaban kulitnya akan tinggi sehingga bakteri lebih gampang untuk berkembang

3. Penggunaan produk

Penggunaan produk yang nggak cocok, seperti produk kosmetik atau jenis produk untuk kulit lainnya bisa menjadi masalah bagi pemilik wajah berminyak

Meski sama-sama disebabkan oleh bakteri dan sel kulit mati, jerawat kistik berbeda dengan jerawat jenis lain. Jerawat kistik atau jerawat batu sangat dipengaruhi oleh keseimbangan hormon.

Hormon androgen merupakan hormon yang mempengaruhi fungsi organ seksual. Hormon tersebut juga dapat merangsang kelenjar sebasea atau kelenjar minyak yang dapat menghasilkan sebum.

Nah, kadar hormon androgen yang berlebihan bisa mengakibatkan kelenjar sebasea lebih aktif dan produksi sebum pun menjadi lebih banyak. Sebum yang berlebihan tadi membuat pri-pori mudah tersumbat dan akhirnya menyebabkan timbulnya jerawat. Ditambah lagi jika wajah nggak dibersihkan secara teratur dan menyeluruh, maka sebum yang berlebihan tadi akan bercampur dengan kotoran dan membuat jerawat yang muncul makin parah.

Cara Mengatasi Jerawat Batu

Jerawat batu bisa dihilangkan dengan berbagai cara, mulai dari hal yang bisa dilakukan sendiri di rumah hingga menggunakan obat-obatan medis berdasarkan resep dokter.

Untuk mengatasi jerawat batu, kamu bisa melakukan hal-hal berikut ini :

Perawatan di rumah

1. Cuci wajah secara rutin

Cuci wajah dua kali sehari atau setelah berkeringat. Cuci wajah dengan sabun pembersih yang sesuai dengan kondisi kulit.

Jangan lupa saat mencuci wajah, pijat wajah dengan lembut selama 60 detik. Rasakan manfaat pada wajah jika kamu mencuci wajah selama 60 detik.

2. Jangan melakukan eksfoliasi

Saat wajah berjerawat, hindari penggunaan scrub wajah atau eksfoliasi. Jika dilakukan maka kondisi jerawat bisa makin parah dan menimbulkan luka.

3. Hindari pencet jerawat

Jangan sekali-kali kamu memencet jerawat batu. Jerawat batu bukanlah jerawat kecil yang mudah dikeluarkan. Jerawat batu tersimpan pada sel darah putih sehigga jika kamu pencet maka akan memperparah kondisinya.

4. Kompres dengan es batu

Jerawat batu merupakan jerawat yang berada jauh di bawah kulit sehingga saat jerawat mulai muncul, kamu bisa merasakannya seperti rasa nyeri. Jika sudah mulai merasakan atau timbul tonjolan, kamu bisa mengompresnya untuk mengurangi pembengkakan dan kemerahan.

Pengobatan dengan bahan aktif

Mengatasi jerawat nggak bisa dilakukan sembarangan. Pengobatan harus dilakukan secara tuntas untuk menghilangkan jerawat kistik.

Dokter akan memberikan beberapa jenis obat-batan sesuai dengan masalah kulit yang dihadapi. Bagi kamu yang mengalami masalah jerawat batu, maka dokter biasanya akan memberikan antibiotik.

Antibiotik berguna untuk mengontrol pertumbuhan bakteri dan meringankan peradangan pada jerawat. Bahan aktif yang direkomendasikan dokter salah satunya adalah benzoyl peroxide. Obat oles tersebut membantu mengatasi jerawat.

bahan aktif tersebut juga terkandung dalam Norm Night Cream yang efektif mengatasi jerawat dan membantu menghilangkan bekas jerawat serta memperbaiki tekstur kulit.

Kamu bisa konsultasi dengan dokter melalui platform norm. Kamu nggak perlu datang ke klinik, cukup lewat ponsel maka kamu bisa berkonsultasi dan mendapatkan rangkaian produk untuk mengatasi jerawat.

Related Article