Shop
Program
Your Cart
Oooops...
Your cart is empty
Subtotal
IDR 0
Suka Pedas? Cabai Bisa Jadi Makanan Pembangkit Gairah Seksual
Sex
12 December 2020

Preview 30 Seconds

Kehidupan seksual bersama pasangan seperti angkasa yang bisa diekplorasi seluas-luasnya. Setiap pasangan menginginkan kehidupan seksual yang bergairah dan membara. Namun, sayangnya untuk mencapai hal itu, selalu ada saja hal-hal yang menjadi penghambat.

Salah satu hambatannya adalah menurunnya gairah seksual. Hal itu tentunya sangat berpengaruh besar terhadap keselarasan kehidupan seksual seseorang. Makanya, sejak zaman dahulu, hal-hal seperti makanan, minuman, jamu, dan sejenisnya untuk meningkatkan gairah seksual sudah dicari banyak orang. Selain untuk meningkatkan gairah seksual, afrodisiak juga dipercaya dapat mempertahankan kehidupan seksual yang bergairah.

Sejak zaman dahulu, istilah afrodisiak sudah dikenal banyak orang. Afrodisiak berasal dari nama Aphrodite, yaitu dewi kecantikan dan seksualitas dari Yunani. Afrodisiak merupakan istilah untuk makanan, minuman, ramuan, atau hal-hal yang dapat membangkitkan gairah seksual.

Hal itu menunjukkan bahwa kehidupan seksual sejak zaman dahulu nggak selalu mulus, ada saja halangan yang membuat manusia kesulitan untuk mendapatkan gairah seksual yang maksimal sehingga mereka mencari cara bagaimana untuk mempertahankan gairah seksual agar lebih panas di ranjang. Pun bagi mereka yang sudah bergairah di ranjang ingin selalu menjaga dan memaksimalkan gairah seksual dan keperkasaannya.

Afrodisiak Teraneh di Beberapa Negara

Uniknya, setiap negara sudah memiliki budaya afrodisiak sejak zaman dulu. Salah satunya Asia yang memercayai ginseng sebagai afrodisiak untuk meningkatkan gairah dan stamina pria di ranjang. Lalu ada suku Aztec yang percaya bahwa cokelat bisa menjadi makanan peningkat gairah seksual.

Namun, nggak semua afrodisiak adalah makanan atau minuman yang wajar. Melansir dari kompas.com, ada beberapa negara memiliki afrodisiak aneh yang dapat membuat orang merasa heran namun tetap dilakukan oleh beberapa negara berikut.

1. Balut di Filipina dan Vietnam

Balut merupakan street food yang populer di Filipina dan Vietnam dan dianggap sebagai afrodisiak. Balut merupakan makanan yang berisi telur bebek dengan janin yang berumur sekitar 20 hari dan belum menetas. Telur itu diolah dengan direbus. Cairan yang berasal dari proses rebusan tersebut diminum kemudian telur dikupas.

2. Kadal di Afrika Utara

Kadal Afrika Utara yang memakan dedaunan kecil dipercaya oleh masyarakat sebagai makanan afrodisiak sejak zaman Yunani kuno. Meski sekarang kadal lebih sering dipelihara daripada di konsumsi, namun suku asli Afrika Utara masih mengonsumsinya.

3. Daging Serigala di Filipina

Pada musim dingin, banyak serigala yang diburu oleh bangsa Mongolia untuk dimakan dagingnya sebagai afrodisiak. Orang Filipina biasanya mengonsumsi daging serigala dengan olahan sebagai adobo, yaitu makanan khas Filipina yang menggunakan daging sebagai bahan utama dan memasaknya dengan cuka serta sayuran.

Cabai Sebagai Makanan Pembangkit Gairah Seksual

Jika ditanya siapa yang suka pedas, maka hampir sebagian besar masyarakat Indonesia akan mengaangkat tangan. Memang sudah bukan hal yang aneh jika makanan pedas sangat digemari, terutama oleh orang Indonesia.

Jika selama ini orang Indonesia mengenal darah atau daging ular sebagai afrodisiak, maka ada makanan yang sebetulnya dikonsumsi sehari-hari yang ternyata bisa menjadi sumber pembangkit gairah seksual, yaitu cabai.

Cabai memiliki kandungan capsaicin yang sangat tinggi. Selain meningkatkan nafsu makan, cabai juga bisa meningkatkan aliran darah dan memicu pelepasan endorfin.

Endorfin merupakan hormon yang bisa membantu meningkatkan suasana hati sehingga memberikan efek senang atau bahagia. Endorfin ini jika dilepaskan oleh tubuh bisa memompa gairah seksual seseorang. Makanya, selain cabai, cokelat yang diklaim dapat meningkatkan mood dan melepas endorfin juga disebut-sebut sebagai salah satu makanan afrodisiak.

Kamu bisa mengonsumsi cabai secara langsung atau mengolahnya dengan menu utama saat makan. Namun, kamu tetap harus memperhatikan porsi konsumsinya, terutama jika kamu memiliki riwayat gangguan lambung atau pencernaan.

Cabai Juga Dapat Membantu Mengatasi Disfungsi Ereksi

Disfungsi ereksi merupakan gangguan kesehatan seksual yang ditandai dengan ketidakmampuan pria mendapatkan atau mempertahankan ereksi. Gangguan tersebut salah satunya disebabkan karena kurangnya aliran darah ke penis sehingga penis nggak mampu untuk ereksi.

Menurut WebMD, capsaicin mampu merelaksasi arteri sehingga meningkatkan tekanan darah ke organ-organ tubuh, termasuk ke penis sehingga cabai bisa membantu pria mengatasi disfungsi ereksi secara alami.

Capsaicin berada pada bagian tengah cabai dan merupakan bagian paling pedas. Biji cabai nggak mengandung capsaicin, tetapi batang tempat biji cabai melekat.

Cabai dapat meningkatkan denyut jantung, membuat wajah memerah, berkeringat, dan tentunya dapat meningkatkan gairah.

Maka dari itu, cabai yang mengandung capsaicin bisa menjadi alternatif alami untuk membantu mengatasi disfungsi ereksi karena khasiat capsaicin yang mampu memompa aliran darah ke seleruh organ dengan baik.

Namun, bukan cabai satu-satunya hal yang dilakukan untuk mengatasi disfungsi ereksi. Kamu juga harus menyeimbangkan dengan olahraga rutin yang dapat membantu melancarkan aliran darah. Selain itu, dibantu dengan gaya hidup sehat, seperti tidur cukup, nggak merokok dan minum minuman beralkohol.

Jika kamu mengalami disfungsi ereksi dan mengganggu kehidupan seksual, maka segera lakukan konsultasi. dengan dokter ahli dari Norm.