Diskon 15% hemat hingga 200 ribu di pesanan pertama untuk Hair Loss atau Acne! Gunakan promo: DISKON15 Diskon 15% hemat hingga 200 ribu di pesanan pertama untuk Hair Loss atau Acne! Gunakan promo: DISKON15 Diskon 15% hemat hingga 200 ribu di pesanan pertama untuk Hair Loss atau Acne! Gunakan promo: DISKON15
Hubungi Kami
CART
CART
Jika anda sudah melakukan konsultasi atau memiliki akun, silakan Login disini.
NOTE: Jika sudah memiliki akun Elio, silakan login dengan email dan password yang sama.
Next step
Jawab pertanyaan dokter
Isi kuisioner singkat agar dokter dapat meninjau permasalahan kamu.
Selesaikan pemesanan
Selesaikan pemesananmu dan lakukan pembayaran.
Pengiriman cepat
Perawatanmu akan dikirim kemanapun kamu berada.
Dengan mengklik tombol Lanjut, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan dan Kebijakan Privasi yang berlaku.
CART
Login
Don’t have an account? SIGNUP

Kenapa Kebotakan Seringnya Dimulai dari Atas Kepala?

Hair Loss
3 November 2020

Preview 30 Seconds

Kebotakan berpola atau male pattern baldness merupakan kondisi penipisan rambut yang berujung pada kebotakan yang membentuk pola tersendiri. Awalnya rambut mengalami penipisan pada bagian mahkota atau puncak kepala dan sekitaran pelipis yang kemudian disusul dengan mundurnya garis rambut sehingga membentuk pola huruf M.

Kira-kira kenapa ya kebotakan berpola pda pria seringnya dimulai dari kepala bagian atas sebelum menyerang bagian lainnya?

Rambut rontok bisa terjadi pada siapa saja dengan berbagai alasan. Pada pria kerontokan rambut terjadi karena tiga faktor, yaitu genetik, hormon, dan usia. Biasanya semakin bertambah usia seorang pria maka akan mengalami penipisan rambut. Namun, kini pria di bawah usia 40 tahun juga sudah banyak yang mengalami masalah rambut rontok, khususnya penipisan rambut yang berujung pada kebotakan.

Berdasarkan data dari American Hair Loss Association, 95% pria mengalami kebotakan disebabkan oleh genetik, yaitu androgenetic alopecia. Selain genetik, kerontokan juga bisa disebabkan oleh gaya hidup nggak sehat, bahkan kerontokan rambut yang terjadi secara tiba-tiba bisa mengindikasikan gangguan kesehatan pada tubuh.

Sadar atau nggak, kebotakan berpola pada pria biasanya dimulai dari atas kepala yang ditandai dengan penipisan rambut pada mahkota atau puncak kepala. Berlanjut dengan kemunduran garis rambut bagian depan yang kemudian membentuk pola huruf “M”.

Namun, pernahkah kamu bertanya-tanya kenapa kebotakan berpola seringnya dimulai dari atas kepala?

Kenapa Kebotakan Seringnya Dimulai dari Atas Kepala?

Dari beberapa penyebab, kebotakan berpola pada pria paling besar dipengaruhi oleh faktor genetik. Pria yang mengalami kebotakan dari atas kepala umumnya memiliki sensitivitas secara genetik pada salah satu hormon yang dihasilkan oleh testosteron, yaitu dihidrotestosteron (DHT).

Hormon DHT inilah yang menjadi penyebab terjadinya kerontokan. Hormon ini juga yang menyebabkan kebotakan jika produksinya berlebihan.

Seiring berjalannya waktu, folikel rambut yang sensitif terhadap hormon DHT akan menyusut dan mengecil. Nah, kecilnya folikel rambut ini yang membuat siklus rambut menjadi lebih pendek sehingga rambut nggak bisa bertumbuh kembali karena terhambat oleh hormon DHT.

Pada kebotakan berpola, kerontokan rambut akan berada pada dua bagian, yaitu :
1. Penipisan rambut pada bagian puncak kepala dan sekitar pelipis
2. Garis rambut pada dahi akan mundur, bahkan hingga ke belakang kepala

Kerontokan dan penipisan rambut akan semakin parah jika nggak dihentikan dan dilakukan perawatan untuk mengatasinya.

Siklus Rambut

Tubuh memiliki siklus yang secara alamiah akan terjadi, begitu pula dengan rambut. Rambut memiliki siklus pertumbuhan yang akan terus berulang. Siklus rambut terbagi menjadi tiga, yaitu :

Anagen

Tahap awal rambut tumbuh aktif sebagai sel-sel yang dapat menghasilkan materi baru. Rambut baru akan tumbuh dengan pori-pori bukaan yang disebut dengan folikel. Rambut yang sudah mencapai siklus akhir akan didorong keluar dari folikel dan menyebabkan rambut menjadi rontok. Sekitar 90% dari rambut sehat biasanya merupakan rambut yang sedang berada di fase anagen.

Catagen

Sekitar 3% dari keseluruhan rambut berada dalam fase transisi yang disebut dengan catagen. Fase ini berlangsung singkat, yaitu sekitar 2 – 3 minggu. Pada fase ini pula, rambut berhenti tumbuh dan akar rambut akan menyusut dan di akhir fase ini, rambut mulai membentuk tonjolan pada titik-titik kulit kepala.

Telogen

Sekitar 6 – 8% rambut kamu berada dalam fase terakhir siklus hidup yg disebut dengan telogen. Fase ini berlangsung selama 100 hari dan rambut menghentikan seluruh aktivitas pertumbuhan atau transisi kemudian menjadi tidak aktif. Pada saat siklus rambut memasuki fase anagen, maka rambut yang berada pada fase telogen akan terdorong dengan sendirinya dan lepas dari kulit kepala.

Pada Usia Berapa Pria Akan Mengalami Kebotakan?

Melansir dari laman kompas.com, ada tiga fase usia pria mengalami kebotakan, yaitu :

1. Sebelum usia 21 tahun

Sebanyak 25% pria memiliki pola kebotakan yang disebabkan oleh faktor genetik atau keturunan. Pada usia ini, pria akan mengalami rambut rontok.

2. Usia 35 tahun

Pada usia ini, sebanyak 66% pria mengalami rambut rontok yang mengarah pada penipisan rambut.

3. Usia 50 tahun

Sekitar 85% pria memiliki rambut yang lebih tipis, bahkan sudah mengalami kebotakan.

Tips untuk Menyelamatkan Kepala dari Kebotakan?

Nggak perlu terlalu khawatir jika rambut mengalami masalah. Kamu bisa melakukan beberapa hal berikut untuk menyelamatkan kepala dari kebotakan.

1. Pilih shampoo sesuai kondisi rambut

Membersihkan rambut merupakan perkara mudah yang seringnya justru disepelekan padahal memiliki pengaruh yang cukup besar untuk kondisi rambut selanjutnya.

Beberapa shampoo bisa mengatasi rontok tapi membuat rambut menjadi kering. Pilih produk shampoo yang bukan hanya mengatasi rontok tapi juga mampu membuatnya tetap lembab dan nggak bikin kering.

2. Lakukan perawatan rambut

Jika mengalami masalah rambut rontok, lakukan perawatan yang tepat dan menyeluruh untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Hair Loss Kit merupakan rangkaian perawatan rambut yang bekerja efektif mengatasi rontok dan mencegah kebotakan. Rangkaian perawatan terdiri dari Anti DHT Shampoo yang mengandung Ketoconazole yang mampu mengurangi kadar hormon DHT penyebab rambut rontok. Perawatan ditambah dengan Hair Tonic yang mengandung Minoxidil 5% untuk merangsang pertumbuhan rambut baru dan melebatkan rambut.
Selain itu, kamu juga bisa dianjurkan untuk mengonsumsi Finasteride yang berfungsi untuk menghambat hormon DHT sehingga dapat mencegah kebotakan.

3. Gaya hidup sehat

Pendukung dari keseluruhan perawatan rambut adalah gaya hidup sehat. Jangan lewatkan buah dan sayur pada menu harian kamu untuk memenuhi kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan rambut karena salah satu penyebab rambut rontok juga karena kamu kekurangan nutrisi.

Lakukan olahraga ringan untuk melancarkan peredaran darah, bisa dengan jalan kaki atau lari pagi. Kamu juga bisa melakukan olahraga di rumah. Seimbangkan dengan mengelola stres.

Related Article