Diskon 15% hemat hingga 200 ribu di pesanan pertama untuk Hair Loss atau Acne! Gunakan promo: DISKON15 Diskon 15% hemat hingga 200 ribu di pesanan pertama untuk Hair Loss atau Acne! Gunakan promo: DISKON15 Diskon 15% hemat hingga 200 ribu di pesanan pertama untuk Hair Loss atau Acne! Gunakan promo: DISKON15
Hubungi Kami
CART
CART
Jika anda sudah melakukan konsultasi atau memiliki akun, silakan Login disini.
NOTE: Jika sudah memiliki akun Elio, silakan login dengan email dan password yang sama.
Next step
Jawab pertanyaan dokter
Isi kuisioner singkat agar dokter dapat meninjau permasalahan kamu.
Selesaikan pemesanan
Selesaikan pemesananmu dan lakukan pembayaran.
Pengiriman cepat
Perawatanmu akan dikirim kemanapun kamu berada.
Dengan mengklik tombol Lanjut, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan dan Kebijakan Privasi yang berlaku.
CART
Login
Don’t have an account? SIGNUP

Kenali DHT, Hormon Penyebab Rambut Rontok Pada Pria

Hair Loss
02 July 2020

Preview 30 Seconds

Semakin bertambahnya usia, salah satu masalah yang sering muncul adalah kerontokan rambut. Penyebab rambut rontok adalah hormon dihidrotestosteron atau hormon DHT yang punya peran penting bagi tubuh pria, seperti merangsang pertumbuhan rambut dada, jenggot, dan karakter suara berat. Tapi, bagaimana jika hormon tersebut justru menjadi penyebab rambut rontok?

Sebenarnya apakah yang dimaksud dengan hormon DHT dan apa fungsinya bagi tubuh? Dan yang utama dalah hubungannya dengan kerontokan rambut?

Rambut rontok memang selalu berhasil jadi perkara yang cukup memusingkan. Terlebih jika sudah dimulai di bawah usia 30 tahun. Pasti makin pusing kan, guys?

Rambut rontok bisa menyebabkan kebotakan dan tentunya dapat menurunkan kepercayaan diri pria atas penampilannya. Berbagai cara pun dilakukan untuk mengatasi penyebab rambut rontok, baik perawatan dari luar maupun dari dalam.

Tahukah kamu apa penyebab rambut rontok? Salah satunya adalah hormon dihidrotestosteron (DHT) yang dapat memicu kebotakan.

Apakah Hormon Dihidrotestosteron (DHT) itu?

Dihidrotestosteron atau yang bisa disebut DHT adalah hormon androgen yang memiliki peran dalam membentuk karakteristik pria, seperti suara yang berat, pertumbuhan rambut dada, dan peningkatan massa otot.

DHT berasal dari hormon testosteron yang ada pada pria dan wanita. Namun pada pria, hormon testosteron lebih banyak dibanding wanita. Sekitar 10% hormon testosteron diubah oleh enzim yang disebut dengan 5-alpha reductase menjadi DHT.

Fungsi Hormon DHT Pada Tubuh

Hormon DHT sudah ada pada tubuh manusia sejak masih janin. Pada janin hormon DHT berfungsi membentuk genitalia pria dan kelenjar prostat. Saat masa pubertas, DHT memicu perkembangan genital, pertumbuhan rambut, dan peningkatan massa otot.

Seiring pertambahan usia, hormon DHT juga memiliki fungsi lain bagi tubuh, seperti meningkatkan kesehatan dan kesuburan seksual.

Hormon DHT mengalir pada aliran darah yang kemudian terhubung dengan reseptor pada folikel rambut di kulit kepala. DHT menyebabkan folikel menyusut dan menjadi kurang mampu menciptakan rambut yang sehat.

Hubungan DHT dengan Rambut Rontok

Hormon DHT sebenarnya memiliki peran penting bagi tubuh, yaitu memicu pertumbuhan rambut pada tubuh. Tapi, hormon ini juga membawa masalah bagi sebagian orang.

Rambut mengalami siklus pertumbuhan selama 2-6 tahun. Ketika kamu memotong rambut, maka rambut yang tumbuh pun akan berada di folikel yang sama. Pada akhir siklus tersebut, rambut memasuki fase yang disebut dengan ‘fase istirahat’ sebelum akhirnya rontok pada beberapa bulan kemudian. Setelah itu, folikel akan menghasilkan rambut baru dan siklus pertumbuhan rambut pun akan dimulai lagi.

Hormon androgen yang berlebihan dapat memicu DHT, mengecilkan folikel rambut dan mempersingkat siklus tersebut sehingga rambut menjadi lebih tipis dan cepat rontok. DHT juga membuat folikel rambut butuh waktu lama untuk menumbuhkan rambut baru.

Nah, kadar hormon DHT yang nggak seimbang ini bisa menyebabkan kebotakan, lho. Semakin banyak hormon testosteron yang diubah menjadi DHT, maka akan semakin besar risiko kamu mengalami kebotakan.

Cara Mengatasi Rambut Rontok

Meski hormon DHT yang nggak seimbang bisa jadi penyebab rambut rontok, kamu tetap bisa mengatasi kerontokannya. Jadi, kamu nggak perlu khawatir berlebihan kalau rambut udah mulai rontok dan menipis.

Kamu harus memperhatikan asupan yang masuk ke tubuhmu, menjalani gaya hidup sehat, serta mengatasinya dengan terapi produk yang dapat mencegah kerontokan rambut agar lebih maksimal.

Tumbuhkan rambut di kepalamu sekarang!

Untuk mengatasi penyebab rambut rontok, kamu bisa menggunakan anti-DHT shampoo yang mengurangi kadar hormon DHT. Selain itu ada minoxidil yang berfungsi merangsang pertumbuhan rambut baru dan mengurangi rontok. Perawatan rambut rontok kamu akan lebih maksimal dengan finasteride yang bekerja secara efektif menghambat hormon DHT.

norm menghadirkan layanan konsultasi online gratis bagi kamu dalam mengatasi rambut rontok. Kamu bisa menjawab beberapa pertanyaan kuisioner yang dirancang dan dievaluasi oleh dokter ahli di bidangnya. Produk complete hair loss kit norm juga sudah teruji klinis dan telah direkomendasikan oleh dokter.

Jadi, kamu nggak perlu ragu lagi untuk mulai mengatasi penyebab rambut rontok secara maksimal dengan norm.

Sumber: klikdokter.com

Related Article